Tanggung Jawab Anak

TANGGUNG JAWAB ANAK

Tanggung Jawab Seorang Anak

Buah dari satu perkawinan adalah memiliki seorang anak. Ketika seseorang sudah memulai sebuah rumah tangga nya, salah satu tujuannya adalah untuk memiliki anak yang Sholeh dan Sholehah. Beberapa orang mengatakan dan menganggap sebuah rumah tangga belum lengkap jika belum memiliki seorang anak. Anak adalah dambaan hampir setiap orang di dunia ini, karena itu adalah ketika sang anak sudah hadir ke dunia ini, biasanya para orang tua akan berusaha sebaik mungkin untuk mendidik, mengasuh dan membesarkannya dengan penuh cinta untuk sang anak yang dikasihinya itu.
Seorang anak yang masih kecil pun bisa diajarkan untuk bertanggung jawab dalam hidupnya, jika sejak kecil, orang tua sudsh memberikan contoh yang baik, benar dan dilatih untuk anak mereka. Dan perlu orang tua ingat, tentunya tanggung jawab yang dilakukan anak bukanlah sesuatu hal yang sangat berat. Tapi ya memang harus disesuaikan dengan usianya ya.
Setiap anak pada dasarnya memiliki orang tua atau wali yang bertanggung jawab atas diri nya sendiri dalam hal membesarkan, mengasuh, memberi nafkah, mendidik, dan lain – lain. Tanpa orang tua maupun wali yang menemani nya, seorang anak akan sangat kesulitan untuk menjalani hidup nya. Pada dasarnya, orang tua / wali sangat sayang kepada anaknya dan ingin anaknya menjadi orang yang baik, mandiri, tangguh, cerdas, kuat, Sholeh atau Sholehah, dan berbagai kebaikan dunia dan akhirat lainnya yang bisa membantu sang anak dan orang tua untuk masuk surga nya Allah 'Azza wa Jalla.
Dari sebegitu banyaknya kasih sayang dan rasa cinta yang diberikan orang tua atau wali yang merawat nya, seorang anak cenderung terkadang tidak menyadarinya dan justru malah membenci kedua orang tua nya ataupun wali nya. Ya memang tidak semua orang tua mau memberikan rasa sayang dan perhatian nya dalam bentuk yang disukai anaknya, karena itu akan membuat orang tua tamu kalau anaknya saat besar nanti, akan menjadi seseorang yang manja, ketergantungan, boros, materialistis, cengeng ( gampang menangis ) dan lain sebagainya.
Setiap orang tua pasti ingin anaknya memiliki sifat tanggung jawab yang besar dalam perbuatan yang ia lakukan atau jalani nanti. Sang anak yang memiliki sifat tangung jawab yang besar pasti orang tua nya itu mendidik anaknya dengan baik sehingga anaknya saat besar nanti bisa memiliki sifat tanggung jawab tehadap perbuatan yang ia lakukan nanti. Dimana orang tua ini tidak perlu memanjakan anaknya agar anaknya itu tidak tumbuh menjadi seorang anak yang manja dan pemalas, supanya ia bisa memiliki kepribadian yang baik untuk dirinya sendiri demi masa depannya nanti. Tanggung jawab mungkin bisa diartikan sebagai konsekuensi yang harus diterima atau dijalankan terhadap apa yang sudah dilakukan atau dijalani oleh anak nya tersebut.
Sedangkan tanggung jawab yang dilakukan sebagai seorang anak ini adalah sang anak harus bisa membanggakan orang tua nya dengan cara bersekolah dengan baik dan mendapatkan nilai yang sangat membanggakan untuk orang tuanya karena itu adalah merupakan suatu bentuk tanggung jawab anak terhadap orang tua nya sehingga kelak di kemudian hari sang anak bisa membahagiakan kedua orang tuanya. Didalam tanggung jawab anak terhadap keluarganya ini, sang anak juga harus memiliki sifat yang bisa mematuhi atau menjalankan aturan yang ada di rumahnya seperti tugas dan pekerjaan membersihkan rumah merupakan sikap dasar untuk membantu sang anak belajar bertanggung jawab karena anak yang diberi tugas tertentu akan berkembang rasa tanggung jawab di dalam dirinya.
Dimana sebuah tanggung jawab ini sebagai seorang pelajar atau siswa ini setiap siswa harus menanamkan rasa tanggung jawab pada dirinya masing - masing. Tanggung jawab siswa sebagai pelajar adalah belajar dengan sangat baik, mengerjakan tugas sekolah yang di berikan oleh gurunya, dan tidak melawan apa yang di perintahkan oleh gurunya, disiplin dalam menjalani tata tertib yang berlaku di sekolah, dan bisa lulus dengan nilai yang sangat memuaskan.

Demikian juga tidaklah masuk akal jika para orang tua meminta anak-anak menjalankan tanggung jawab yang besar sebagai orang dewasa sebelum mereka siap untuk melakukannya. Meskipun begitu, mereka pasti bertambah besar, dan para orang tua hendaknya menentukan tugas dan pekerjaan apa saja yang cocok bagi sang anak. Misalnya nih, orang tua perlu mengajar anak – anak mereka untuk bertanggung jawab atas kebersihan fisik, membersihkan kamar sendiri, tepat waktu, dan menggunakan uang dengan bijaksana agar tidak tercipta sifat yang boros pada sang anak. 
Sebenarnya peran seorang orang tua itu untuk mengajarkan sebuah tanggung jawab kepada anak itu sangatlah penting lho guys. Setiap orang tua wajib mengajarkan arti bertanggung jawab tentang suatu hal kepada anak – anak mereka. Hal ini sangatlah penting bagi sang anak, karena itu ( tanggung jawab ) yaitu pengetahuan mengenai apa arti tanggung jawab yang sebenarnya ini akan menjadi bekal hingga anak dewasa nanti. Apabila orang tua nya sudah memberikan tanggung jawab kepada sang anak, berarti tanggung jawab itu adalah sesuatu yang harus dan perlu mereka lakukan. Contohnya nih ada beberapa, yaitu tanggung jawab untuk mengerjakan PR yang diberikan oleh gurunya di sekolah, menyikat gigi dan membasuh kaki serta tangan sebelum sang anak tidur. Jadi itu adalah sesuatu hal yang harus dipatuhi serta dikerjakan oleh sang anak.
Tanggung jawab juga merupakan cara bertindak sang anak dan perlu Anda ketahui bahwa tanggung jawab ini bukan untuk membebani sang anak, tetapi untuk membangun kepercayaan orang lain yang ada di sekitarnya pada sang anak. Contohnya saat anak mempunyai tanggung jawab, berarti orang lain yang berada di sekitarnya dapat mengandalkan mereka ( sang anak ) untuk melakukan sesuatu hal yang diharapkan oleh si pemberi tanggung jawab kepada sang anak yang diberi tanggung jawab. Tujuannya agar anak mereka saat dewasa nanti, mereka dapat bermanfaat bagi orang – orang yang berada di sekitarnya dan mereka juga bisa dan dapat diandalkan dalam berkehidupan sosial dan kehidupan saat mereka bekerja nanti.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengajarkan arti tanggung jawab yang sebenarnya kepada sang anak.
  1. Mulai ajarkan sang anak ketika mereka balita
Setelah anak – anak cukup untuk memahami perkataan orang tua nya, mulailah sedini mungkin ya para orang tua, minta sang anak untuk mengambil pakaian nya sendiri dari tumpukan baju. Pasti berantakan ya hehe, tapi ia akan mulai terbiasa. Setalah itu ajarkan sang anak untuk menaruh pakaian kotornya di tempat yang sudah orang tuanya sediakan. Sang anak pun akan terbiasa nantinya untuk mengurus dirinya sendiri dan bertanggung jawab pada kebutuhan nya sendiri.

  1. Perlakukan sang anak dengan hormat
Ketika seorang anak percaya bahwa Anda sangat memikirkan anak Anda, itu akan membuat mereka akan mau untuk menuruti perintah yang diberikan oleh anda. Mendengarkan dan menerima mereka ( sang anak ) akan membuat mereka memercayai Anda dan ingin anda bangga kepada mereka.

  1. Mau belajar bareng bersama sang anak
Bicaralah dengan mereka tentang sesuatu hal, dimana yang menyebabkan perilaku mereka itu  dianggap buruk, dan tentunya temukan cara yang lebih baik dan ramah yang bisa anda dan anak Anda lakukan, dengan tujuan agar hal tersebut tidak akan terulang lagi di masa yang akan datang. 

  1. Biarkan anak Anda mencoba melakukan sesuatu hal – hal yang bisa dibilang baru
Biarkan anak Anda mencoba membaca buku seorang diri, dan atau biarkan sang anak mengikat tali sepatu sendiri, memakai baju nya sendiri, makan dengan seorang diri tanpa disuapin oleh orang tua nya. Awasi upaya mereka yang para orang tua! , Dan jika mereka tampak nya benar benar berjuang, tanyakan sesuatu hal apakah mereka akan membutuhkan bantuan atau tidak. Jika mereka mengatakan tidak, duduklah dan terus biarkan sang anak terus berusaha sampai mereka berhasil atau setidaknya sampai membuat mereka sar bahwa mereka membutuhkan bantuan dan meminta bantuan kepada Anda.

  1. Puji anak Anda
Arti bertanggung jawab juga bisa Anda ajarkan sejak mereka dini yaitu dengan cara memuji sang anak saat mereka melakukan suatu kewajiban nya. Memuji mereka menunjukkan kepada mereka bahwa Anda itu sangatlah peduli kepada mereka, dan bahwa Anda itu sangat memperhatikan ketika mereka melakukan perbuatan yang baik.

  1. Beri anak Anda beberapa tugas untuk mereka lakukan
Memberikan tanggung jawab akan membuat sang anak bisa terbilang terbiasa dibanding teman – teman seusianya. Contohnya adalah ketika orang tua memberikan tugas untuk merapikan tempat tidur mereka sendiri, membersihkan kamar mereka sendiri, mencuci piring mereka sendiri, memberikan makan untuk hewan peliharaan nya, dan atau memberikan tugas kepada mereka untuk membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan. 

  1. Konsekuensi
Setiap tindakan yang dilakukan oleh sang anak pasti memiliki konsekuensi. Misalnya ketika sang anak berlarian dan menumpahkan minuman nya di rumah, para orang tua tidak perlu untuk memarahinya. Minta sang anak untuk segera mengambil pel dan menyuruh sang anak untuk membersihkan nya. Dan para orang tua perlu mengajarkan mereka bahwa setiap mereka melakukan kesalahan berarti ada sesuatu hal yang perlu mereka perbaiki.

  1. Bangun pagi
Biasakan kepada sang anak untuk bangun pagi, baik yang sudah memasuki usia sekolah maupun yang belum memasuki usia sekolah. Tanamkan kepada anak bahwa kewajibannya di rumah adalah bangun pagi dan memulai semua aktivitas rutinnya sejak pagi hari agar jadwal hariannya teratur dan tidak kacau saat harus masuk sekolah nanti. Hal ini juga berguna untuk mengajarkan disiplin kepada anak sejak dini. Disiplin dan rasa tanggung jawab yang baik itu dapat dan bisa mencegah sang anak terpengaruh ciri – ciri anak alay di jaman sekarang ini.
Dan perlu diingat oleh para orang tua, sesuaikan tugas tersebut ya sesuai dengan usia sang anak. Dan yang paling penting, jangan biarkan sang anak dibantu sepenuhnya dalam mengerjakan tugas mereka, tanpa memberinya tugas tanggung jawab sedikitpun. Hal ini akan dikhawatirkan akan membuat sang anak kesulitan dalam melakukan dan melaksanakan tanggung jawabnya nantinya.
Satu hal yang perlu diingat oleh para orang dalam meningkatkan tanggung jawab seorang anak, para orang tua seharusnya bisa lebih memberi tahu kesalahannya  sang anak yang bisa membuat mereka berpikir lagi untuk kedua kalinya untuk tidak membuat kesalahan yang sama itu lagi sehingga ia tidak lagi membuat kesalahan, sehingga anak dapat dipastikan akan tumbuh menjadi seorang dewasa dengan rasa tanggung jawab yang sangat kuat.

0 Response to "Tanggung Jawab Anak"

Post a Comment

Silakan berkomentar di mukhlas.com Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu oleh admin. Komentar yang melanggar peraturan tidak akan dipublikasikan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel