Z02PfDpnx2HkCEY1vO3bQ7NbKomaBV7tYzdpNk5s

mukhlas

mukhlas.com selalu update Info-info seputar kesehatan, tutorial,bisnis,pendidikan,Blogging,yang bermanfaat untuk semua orang.

Report Abuse

About Me

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Asal SEO

Asal SEO

Cari Blog Ini

Featured

[Featured][recentbylabel]

Archive

Featured

[Featured][recentbylabel]

Asal SEO

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]

Recent Posts

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Menjaga Bayi Anda Terlindungi Dari Asam Lambung

Menjaga Bayi Anda Terlindungi Dari Asam Lambung


Menjaga Bayi Anda Terlindungi Dari Asam Lambung

bayi menangnisGlossary Link Asam lambung yang disebut juga dengan gastroesophageal reflux merupakan salah satu masalah yang sering dialami para bayi. Terdapat beberapa kondisi asam lambung yang diderita oleh bayi, dari tingkat

yang ringan sampai ke tingkat yang parah, seperti meludah berulang kali, sakit perut dan terbangun pada malam hari.

Pembicaraan ini akan lebih komprehensif dengan mengerti tentang aspek fisik atau mekanis dari kondisi tersebut. Tubuh mempunyai kumpulan otot dalam struktur melingkar yang disebut dengan otot melingkar kerongkongan bagian bawah. Otot ini memisahkan kerongkongan dari perut. Saat makanan masuk ke dalam perut, otot ini menutup untuk mencegah asam lambung dan isi perut kembali ke kerongkongan atau muntah. Namun pada beberapa bayi, otot melingkar kerongkongan bagian bawah belum tumbuh sempurna. Sehingga sebagian makanan yang dicerna dan asam pencernaan bisa kembali naik ke kerongkongan. Kondisi ini menyebabkan iritasi pada lapisan kerongkongan yang bisa menyebabkan peradangan yang secara umum disebut sakit maag.

Asam lambung yang menimpa pada bayi biasanya terjadi ketika mereka yang berusia antara 2 sampai 4 minggu.dokter selalu meresepkan obat yang meminimalkan produksi asam pencernaan.di saat enam sampai s/d bulan, asam lambung berkurang secara alami.pada waktu/hari tersebut, bayi menghabiskan sebagian besar waktunya dengan posisi tegak. Karena /dikarenakan oleh hukum gravitasi, makanan yang ditelan tetap berada di bawah secara alami dan mengurangi kemungkinan muntah.

Berikut di bawah ini adalah petunjuk bermanfaat dalam menyusui dan memposisikan bayi untuk mengurangi asam lambung :


Susui bayi sedikit-sedikit namun berulangkali.Sangat Masuk diakal untuk menyusui bayi anda lebih dari biasanya namun dengan volume lebih sedikit dari biasanya.kalau volume susu ASI yang masuk ke perut lebih sedikit, pencrnaan bisa lebih cepat dan akan terdapat jumlah isi yang sedikit untuk dimuntahkan.

Jaga bayi berada dalam posisi tegak setelah disusui. Seperti yang dijelaskan di atas, gravitasi membantu isi pencernaan tetap di bawah. Diposisikan bayi anda duduk di pangkuan yang nyaman sementara kepalanya bersandar di dada anda. Jaga posisi ini kurang lebih setengah jam setelah menyusui.

Menyusui sangat membantu. Susu Asi Ibu dikenal mempunyai banyak manfaat lebih dari susu formula kaleng, terutama untuk bayi dengan asam lambung. ASI dapat dicerna lebih cepat sehingga mengurangi peludahan dan ASI mempunyai Glossary Link enzim khusus yang membantu pencernaan.di tambahkan lagi susu ASI tidak memicu alergi terhadap bayi dibandingkan susu kaleng. Namun untuk mereka yang menggunakan susu formula, sangat disarankan untuk menggunakan susu yang mengandung formula seperti yang dinasehatkan pada dokter terpercaya.selain memiliki toleransi yang tinggi terhadap pencernaan yang sensitif,Susu ASI hipoalergenik juga bisa dicerna lebih cepat oleh perut sehingga meminimalkan muntah.

Sebaiknya atur bayi anda pada posisi yang nyaman saat tidur.sebab bayi yang berbaring datar ketika tidur, gravitasi tidak dapat menolong menjaga makanan tetap di bawah pada posisi ini Sebagai  hasil berik seorang bayi yang mempunyai asam lambung seringkali harus menahan sakit saat bangun malam.jikalau anak bayi dapat tidur dengan nyenyak/nyaman, maka tidak perlu merubah kebiasaannya. Namun sebagian bayi menjadi gelisah, yang bisa dilihat dari sakit perut, nafas berbau asam, dan sendawa yang basah.buat masalah yang ini sangat dianjurkan untuk mengangkat tempat tidur bayi kurang lebih 30 derajat.ini sangat cukup untuk mengurangi muntah.kamu juga  mungkin bisa melatih bayi anda untuk tidur miring ke kiri. Karena di posisi itu lubang masuk ke perut menjadi lebih tinggi daripada jalan keluarnya. Hal itu juga sangat akan membantu untuk menjaga makanan tetap berada di bawah.

Related Posts
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

Iklan Tengah Post (Middle Ads)

Popular