Cinta Tanah Air Pada Bangsa

Cinta Tanah Air Pada Bangsa

Cinta Tanah Air Pada Bangsa

Di sekolah anak tentu sudah mendapatkan pelajaran sejarah, terutama sejarah nasional. Akan tetapi ternyata hal ini tidak cukup untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air. Padahal memiliki sikap nasionalisme dan cinta tanah air dan bangsa dapat dipupuk sejak dini. Di sinilah peran orangtua menjadi sangat penting. 
Cinta tanah air, ungkapan ini tentunya sering kita dengar dalam kehidupan kita sehari-hari. Cinta tanah air merupakan perwujudan rasa bangga akan tanah airnya, rela berkorban untuk bangsa dan negaranya, dan menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsanya.
Rasa cinta tanah air dan bangsa yang terangkum dalam semangat patriotisme harus selalu tertanam dalam setiap sanubari rakyat Indonesia. Apalagi, akhir-akhir ini rasa nasionalisme tersebut kian dirasakan tidak sekuat dahulu. Untuk itu perlu digalakan kembali semangat kebangsaan ini. Semangat inilah yang ingin juga ditumbuhkembangkan demi menciptakan generasi yang sangat mencintai tanah tumpah darahnya.
Generasi “ founding fathers ” pada masa penjajahan berhasil membangkitkan rasa cinta tanah air dan bangsa yang pada akhirnya berhasil memerdekakan bangsa Indonesia. Kalau saja rasa cinta tanah air dan bangsa sekali lagi bisa menjadi faktor yang memotivasi bangsa Indonesia, ada kemungkinan bangsa Indonesia akan bisa bangkit kembali dengan masyarakatnya bisa menghasilkan karya-karya yang membanggakan kita sebagai bangsa.
Individu yang memiliki rasa cinta pada tanah airnya akan berusaha dengan segala daya upaya yang dimilikinya untuk melindungi, menjaga kedaulatan, kehormatan dan segala apa yang dimiliki oleh negaranya. Rasa cinta tanah air inilah yang mendorong perilaku individu untuk membangun negaranya dengan penuh dedikasi. Oleh karena itu, rasa cinta tanah air perlu ditumbuhkembangkan dalam jiwa setiap individu yang menjadi warga dari sebuah negara atau bangsa agar tujuan hidup bersama dapat tercapai.
Kapan patriotisme itu seharusnya ditumbuhkan atau dikembangkan?
Sejak anak usia dini, inilah waktu yang paling tepat. Anak adalah investasi bangsa. Guru hendaknya bisa menggali potensi dan menanamkan kebanggaan untuk bisa mencintai negerinya sendiri. Kegiatan pembelajaran yang cenderung terfokus pada indikator yang ada pada kurikulum, kadang membuat guru lupa untuk mengembangkan kreasinya dalam mengolah tema pembelajaran.
Pada usia ini, anak dengan segala keunikannya adalah usia emas di mana anak sangat mudah menyerap informasi dan peka dengan lingkungannya. Segala hal yang terekam pertama kali oleh anak akan tertanam dalam otaknya hingga ia dewasa. Oleh karena itulah mengapa pada sekolah dasar sangat ditekankan pengembangan sikap dan perilaku serta kemampuan dasarnya agar pada usia emas ini anak sudah memiliki dasar pendidikan yang kuat untuk menapaki jenjang pendidikan selanjutnya.
Oleh sebab itu, guru perlu melakukan upaya-upaya untuk menanamkan rasa cinta tanah air kepada siswanya. Apabila sejak dini perasaan bangga akan bangsanya sudah ditanamkan dengan kuat, maka semangat patriotisme akan melekat dalam diri anak. Anak usia SD tahap perkembangan kognitifnya berada pada tahapan operasional konkret menurut Piaget.
Cinta tanah air atau bela negara adalah tekad, sikap, dan tindakan warga negara yang teratur, menyeluruh, terpadu, dan berlanjut yang dilandasi oleh kecintaan pada tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara Indonesia serta keyakinan akan kesaktian pancasila sebagai ideologi negara dan kerelaan untuk berkorban guna meniadakan setiap ancaman, baik dari luar negeri maupun dari dalam negeri yang membahayakan kemerdekaan dan kedaulatan negara, kesatuan dan persatuan bangsa, keutuhan wilayah dan yurisdiksi nasional serta nilai- nilai Pancasila dan UUD 45.
Mekipun cinta tanah air bersifat sedikit abstrak (tidak terdefinisi),
Namun hal itu menyetuh di seluruh kehidupan penduduk Indonesia dari Sabang sampai Meraoke. Dan kita harus menanamkan sifat bangga sebagai warga Negara Indonesia yang mempunyai beragam adat istiadat. Kecintaan terhadap tanah air dapat diwujudkan mulai dari hal-hal yang kecil maupun dalam lingkup yang kecil. Rasa cinta terhadap tanah air harus dimulai dari diri kita sendiri.
Misalnya, kita dapat memilih untuk lebih menggunakan produk-produk dalam negeri dibanding produk ekspor. Dengan demikian, produsen-produsen Indonesia tidak akan kalah saing dengan produsen luar negeri. Orang yang memperjual-belikan produk Indonesia di negara lain itu juga sudah termasuk menanamkan sikap cinta tanah air, meski tidak terdefinisi, karena dia dapat membawa dan mengharumkan nama bangsa Indonesia di negara lain.
Perwujudan kecintaan kita terhadap tanah air lainnya adalah dengan turut serta mengurangi pemanasan global yang menjadi isu paling popular belakangan ini. Cara paling sederhana untuk berpartisipasi mengurangi pemanasan global dan efek rumah kaca adalah dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor. Lebih baik mengendarai angkutan umum. Bayangkan jika setiap satu individu menggunakan kendaraan pribadi, bagaimana keadaan jalanan? Selain macet, tentunya asap kendaraan-kendaraan bermotor akan menimbulkan polusi dan menyebabkan udara tidak layak dihirup karena sudah tercampur dengan zat-zat yang berasal dari asap knalpot. Selain itu, asap kendaraan bermotor juga dapat mengikis atmosfer sehingga menyebabkan lapisan ozon semakin menipis. Hal ini tentunya sangat berbahaya jika dibiarkan berlanjut. Untuk itulah salah satu perwujudan kecintaan kita terhadap tanah air adalah dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang bermotor.
Di sekolah, upaya menanamkan cinta tanah air adalah dengan mengadakan upacara bendera, menyanyikan lagu daerah dan lagu nasional, serta mengadakan berbagai kegiatan seperti lomba tujuh belasan dan sebagainya.
Apa saja yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air pada anak? Berikut beberapa tipsnya:
  1. Memperkenalkan aneka kekayaan budaya Indonesia. Indonesia merupakan bangsa dengan keragaman budaya yang sangat kaya, dari Sabang sampai Merauke. Banyak yang bisa digali dari keanekaragaman budaya tersebut. Mulailah dari budaya daerah asal orangtua, ceritakan dongeng rakyat, hidangkan makanan khas daerah itu, tunjukkan pakaian adatnya, ajak dia mengunjungi upacara adat yang diadakan di salah satu kerabat. Jelaskan maknanya agar dia dapat memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
  1. Biasakan diri untuk menggunakan produk dalam negeri. Si kecil dapat dilibatkan untuk menggunakan berbagai barang yang diproduksi di dalam negeri. Misalnya menggunakan batik sekeluarga.
  1. Biasakan membicarakan sejarah Indonesia dalam setiap kesempatan. Si kecil pasti sangat tertarik dengan kisah-kisah kepahlawanan. Ceritakan masa kecil seorang tokoh, lalu perannya bagi bangsa ini. Dapat juga dengan mengajaknya berziarah ke makam pahlawan, dan tentu saja berkunjung ke museum.
  1. Didik si kecil menghargai perbedaan. Hal ini harus dilakukan sejak dini, karena bangsa Indonesia memang terdiri dari berbagai suku bangsa, agama, warna kulit, dan sebagainya. Perlu ditekankan bahwa setiap manusia adalah ciptaan Tuhan, tidak peduli apa sukunya, agamanya, warna kulitnya dan sebagainya. Ajaklah si kecil bergaul dengan teman-teman dari berbagai latar belakang agar pola pikirnya terbentuk.
  1. Menanamkan nasionalisme dengan permainan tradisional juga dapat menjadi salah satu cara menumbuhkan rasa cinta tanah air. Ajaklah dia bermain congklak, ular naga panjangnya, bekel, gasing dan sebagainya. Permainan tradisional Indonesia umumnya harus dimainkan beregu, hal ini juga dapat melatih si kecil menerima perbedaan.
Lalu bagaimana dengan cara mengajarkan generasi muda tentang pentingnya sikap nasionalisme atau cinta tanah air? Setidaknya ada beberapa cara yang anda bisa lakukan untuk memupuk sikap nasionalisme dalam diri anak atau generasi muda bangsa ini, yaitu dengan cara :
  1. Melalui pelajaran PKn (pendidikan kewarganegaraan) 
Tips pertama yang bisa anda lakukan untuk menumbuhkan sikap cinta tanah air dalam diri siswa anda yakni melalui pelajaran kewarganegaraan, dalam pelajaran kewarganegaraan ada banyak materi pelajaran yang mengarahkan siswa agar semakin mencintai dan menghargai tanah airnya.
Sehingga sangat penting jika yang akan diajarkan adalah mata pelajaran PKn seorang guru harus benar-benar menguasai materi yang akan diajarkan agar siswa bisa dengan maksimal memahami makna dan hakikat pelajaran yang dia pelajari, termasuk materi seputar nasionalisme, patriotisme dan sikap cinta tanah air. Anda bisa membuat games ( role playing )  dimana anda bisa menugaskan siswa anda menjadi tokoh-tokoh yang bertugas dalam menjaga keamanan dan ketenteraman, misalnya bermain peran sebagai polisi, tentara dan lain-lain. Dengan bermain peran anak-anak bisa lebih menikmati pelajaran sekaligus dapat lebih memahami hakikat dari sikap cinta tanah air.

  1. Menumbuhkan sikap cinta tanah air melalui pengenalan sejarah 
“Jas merah” (jangan sekali-kali melupakan sejarah) adalah sebuah ungkapan yang menyiratkan pada kita bahwa sejarah merupakan bagian penting dari sejarah suatu bangsa, sehingga mengenalkan sejarah sangat penting guna memahamkan siswa/anak tentang bagaimana hebatnya perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan. Jadi selain mengajarkan siswa tentang pentingnya merancang masa depan yang hebat juga perlu diingatkan dengan sejarah, karena melalui pengenalan sejarah ada banyak nilai-nilai positif yang bisa dipetik oleh para generasi muda.
  1. Menumbuhkan sikap nasionalisme melalui pengenalan berbagai kekayaan sumber daya alam indonesia
Tidak dapat dipungkiri bahwa indonesia merupakan salah satu negara yang dianugerahi dengan kekayaan alam yang sangat melimpah, anda bisa menjelaskan pada anak/siswa anda tentang betapa kayanya bangsa indonesia dengan begitu anak anda bisa jadi akan merasa bersyukur karena telah dilahirkan di indonesia. Paculah motivasi anak/siswa anda untuk giat dan bersungguh-sungguh belajar agar kelak siswa/anak anda bisa menjadi orang hebat yang mampu mengelola kekayaan alam indonesia dan memanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan bangsa indonesia.
  1. Mengenalkan keragaman budaya yang ada di indonesia 
Indonesia dikenal dengan bangsa yang memiliki banyak kebudayaan yang tersebar dari sabang sampai merauke, dengan mengenalkan berbagai keragaman kebudayaan yang ada di indonesia anak/siswa akan menjadi semakin takjub dengan kekayaan budaya yang ada di indonesia. Dan ajarkanlah bahwa keragaman bukan alasan untuk berpecah belah namun dengan kergaman bangsa indonesia dirajuk menjadi sebuah bangsa yang besar dengan slogam “bhineka tunggal ika” (berbeda-beda tetap satu jua).
  1. Melalui kegiatan upacara bendera dan 17 Agustus 
Cara selanjutnya yang bisa anda coba lakukan untuk memupuk semangat cinta tanah air pada generasi muda yakni memberikan pemahaman tentang makan diadakannya kegiatan upacara bendera pada setiap hari senin serta tujuan tiap tahunnya diadakan kegiatan 17 agustusan. Karena beberapa anak/siswa tidak memahami makna dan hakikat dari pelaksanaan upacara bendera dan peringatan kemerdekaan pada 17 agustus, sehingga sebagian dari mereka mungkin akan beranggapan bahwa kegiatan tersebut hanyalah sebuah formalitas semata dan pada akhirnya tidak cakap dalam memaknai dan menhayati kegiatan upacara bendera dan kegiatan 17 agustusan.
  1. Menumbuhkan sikap nasionalisme anak melalui pemutaran film dokumenter 
Langkah selanjutnya yang bisa anda lakukan dalam memupuk sikap cinta tanah air anak atau siswa anda bisa melalui pemutaran film dokumenter seputar perjuangan para pejuang dalam memerdekakan bangsa indonesia. Selain film dokumenter tentang kisah perjuagan anda juga bisa memutarkan film yang bertemakan keindahan dan kekayaan alam indonesia, cara ini juga kemungkinan bisa memicu tumbuhhnya bibit nasionalisme dalam dada generasi muda bangsa indonesia.
Kesimpulan nya adalah Sikap cinta tanah air perlu ditanamkan sejak usia dini, agar sebagai generasi penerus bangsa dapat mewujudkan sikap dan tingkah laku yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat dan menghindari penyimpangan-penyimpangan sosial yang dapat merusak norma-norma dan nilai-nilai kebudayaan Indonesia. karena peyimpangan dapat merugikan diri sendiri tapi juga dapat merugikan masyarakat bahkan negara. Karena nilai-nilai kebudayaan begitu pula dengan semangat persatuan dan kesatuan kita yang juga perlu ditanamkan sejak dini. Perwujudan rasa persatuan dan cinta tanah air harus kita laksanakan di lingkungan keluarga, sekolah, tempat tinggal kita, bahkan di manapun kita berada. Semangat persatuan dan kesatuan dalam bermasyarakat harus dijaga guna mempererat tali persaudaraan, saling melindungi, perdamaian dan kenyamanan pun akan terjaga. Kita sebagai warga negara Indonesia harus mampu menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan dan norma-normanya. Karena nilai-nilai kebudayaan bangsa mencerminkan cinta kita terhadap bangsa dan negara.

0 Response to "Cinta Tanah Air Pada Bangsa"

Post a Comment

Silakan berkomentar di mukhlas.com Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu oleh admin. Komentar yang melanggar peraturan tidak akan dipublikasikan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel